BanyuasinBeritaEconomyNasionalPolitikSumsel

Kemiskinan Sumsel Tembus 9,85 Persen, Bupati Askolani Apresiasi Kinerja Gubernur Herman Deru

139

PALEMBANG, Onlineberita.id – Angka kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil ditekan hingga satu digit menjadi 9,85 persen pada 2025. Capaian ini disebut sebagai yang terendah sepanjang sejarah penurunan kemiskinan di Sumsel.

Keberhasilan tersebut diraih di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang.

Menanggapi capaian itu, Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi Sumsel.

Hal tersebut disampaikannya di sela Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan se-Provinsi Sumsel yang berlangsung di Griya Agung, Palembang, Rabu (5/2/2026).

“Askolani menyampaikan selamat atas capaian luar biasa ini dan menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi membantu gubernur dan wakil gubernur dalam mempertahankan prestasi tersebut,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, capaian penurunan kemiskinan Sumsel tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Di Kabupaten Banyuasin sendiri, angka kemiskinan pada 2025 tercatat turun menjadi 8,48 persen.

Sementara itu, Herman Deru menyampaikan terima kasih atas peran Wakil Gubernur Cik Ujang serta seluruh bupati dan wali kota yang telah berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Ini prestasi luar biasa bagi Sumsel sepanjang sejarah menurunkan kemiskinan. Inilah cita-cita saya sejak awal menjadi Gubernur Sumsel. Terima kasih bupati dan wali kota yang telah membantu saya dan Bapak Cik Ujang dalam melayani masyarakat Sumsel,” ujar Herman Deru.

Selain penurunan kemiskinan, Sumsel juga mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,35 persen, yang menempatkan provinsi ini sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional.

Gubernur menegaskan, upaya pengentasan kemiskinan ke depan dapat dilakukan melalui penguatan kemandirian keluarga, pengendalian pola konsumsi, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) pusat dan provinsi atas dukungan data yang akurat sehingga kebijakan pengentasan kemiskinan dapat berjalan efektif.

Dengan capaian ini, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama pemerintah kabupaten/kota berkomitmen menjaga tren positif penurunan kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh wilayah. (*)

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page

Exit mobile version