BanyuasinBeritaDaerahNasionalSumsel

Safari Ramadan di Desa Majatra, Bupati Banyuasin Komitmen Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Jembatan

249

PULAU RIMAU, Onlineberita.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Nurul Jadid, Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau, Senin (2/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuasin, Askolani, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan sholat tarawih itu merupakan bagian dari Safari Ramadan Zona III Kabupaten Banyuasin yang meliputi Kecamatan Pulau Rimau, Kecamatan Selat Penuguan, dan Kecamatan Karang Agung Ilir.

Didampingi Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, Askolani mengatakan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan suci Ramadan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Safari Ramadan ini adalah agenda rutin kami bersama Wakil Bupati. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjalin silaturahmi sekaligus mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Askolani dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur, khususnya jalan poros yang menjadi akses utama masyarakat. Menurut dia, jalan poros merupakan urat nadi aktivitas warga sehingga harus menjadi prioritas pembangunan.

“Khususnya infrastruktur jalan poros, saya berkomitmen mewujudkan jalan yang mulus di seluruh wilayah Kabupaten Banyuasin. Selain itu, pembangunan jalan di Selat Penuguan dan Jembatan Tanah Kering InsyaAllah akan segera kita lanjutkan kembali,” tegasnya.

Selain menyampaikan komitmen pembangunan, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi kursi roda, alat bantu dengar, santunan bagi anak yatim piatu, serta bantuan pembangunan masjid sebesar Rp10 juta untuk tiap kecamatan di wilayah Zona III.

Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau yang mewakili, para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. (*).

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page

Exit mobile version