Banyuasin, Onlineberita.id – Aksi Unjuk Rasa Ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (jpkp) di Kantor Bawaslu Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, masa JPKP membawa mobil komando, toa dan karton bertuliskan berbagai dugaan kecurangan pemilu salah satunya dugaan money politik.
Indo Sapri koordinator aksi (Korak) dalam orasinya mendesak, Bawaslu dan Gakumdu Banyuasin proaktif dalam menyikapi setiap laporan politik uang yang terjadi di Banyuasin.
“Hari kami mendesak Bawaslu dan Gakumdu Banyuasin untuk aktif dan turun langsung menindak setiap dugaan politik uang, karena itu kejahatan yang mencederai demokrasi, sedangkan banyak laporan tetapi tidak bisa dilanjutkan, masyarakat merupakan salah satu elemen yang menyukseskan proses demokrasi.” ucapnya.
Kordinator Lapangan Budi Setiawan menambahkan, temuan kami mendapati politik uang, diperkuat adanya status WhatsApp warga kecamatan Betung memajang foto uang Rp. 470.000,- disertai kartu nama salah satunya partai Gerindra, uang tersebut dibalut amplop warna coklat dan tertulis untuk dua orang.
“Aksi hari ini sekaligus melaporkan temuan ini untuk ditindaklanjuti Bawaslu dan Gakumdu. Kami akan kawal temuan ini sampai tuntas”. Tutupnya.
Massa disambut komisioner Bawaslu Banyuasin April Yadi yang menanggapi tuntutan JPKP Banyuasin akan mempelajari data laporan yang dimasukkan ke Bawaslu Banyuasin.
“Laporan kawan – kawan JPKP akan kita pelajari dan ditindaklanjuti sesegera mungkin hasilnya akan disampaikan ke JPKP”. tutupnya singkat. (Ma).












