BanyuasinNasional

Lapas Kelas IIA Bengkulu Belajar ke Lapas Banyuasin

32
×

Lapas Kelas IIA Bengkulu Belajar ke Lapas Banyuasin

Sebarkan artikel ini

Banyuasin, Onlineberita.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Banyuasin Terima Studi Tiru dari Lapas Kelas IIA Bengkulu. komitmen bersama pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Lapas IIA Banyuasin, menjadi komitmen Lapas Kelas IIA Bengkulu untuk belajar. Senin (04/03).

Kegiatan disambut baik dan hangat oleh Kepala Lapas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom dengan didampingi Pejabat Struktural dan Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Lapas Kelas IIA Banyuasin. Sebanyak 15 orang petugas lapas kelas IIA Bengkulu bersama kepala lapas Yuniarto belajar ke Banyuasin.

Kepala Lapas IIA Banyuasin memberikan materi penguatan terkait implementasi 6 (Enam) Area Perubahan dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM mulai dari, Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Kemudian seluruh Tim Pokja Lapas IIA Bengkulu diajak berkeliling melihat fasilitas-fasilitas layanan di lingkungan Lapas IIA Banyuasin khususnya pada area-area layanan publik seperti ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), ruang riksa, ruang kunjungan, ruang bermain anak, ruang laktasi, dan seluruh layanan publik serta diperlihatkan inovasi-inovasi lainnya.

Acara dilanjutkan dengan paparan materi tentang langkah strategis dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas meraih predikat WBK oleh Ketua Pembangunan Zona Integritas Muhammad Faikar. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama tim dan komitmen pimpinan merupakan aspek utama dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.

“Kelengkapan data dukung menjadi nilai yang paling utama dalam pembangunan ZI. Selain itu juga Sarana Prasarana, Fasilitas layanan yang memadai serta penerapan inovasi menjadi juga menjadi salah satu faktor penunjang penilaian,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Yuniarto mengatakan, melalui pelaksanaan kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat dan komitmen para petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu khususnya Tim Pokja untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas guna meraih predikat WBK.

“Apa yang sudah kami tinjau disini mulai dari sarana pra sarana, inovasi serta yang lainnya akan kami pelajari dan terapkan di Lapas Kelas IIA Bengkulu sebagai Langkah kami dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi,” ucapnya. (Ma).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page