BanyuasinBeritaNasionalPendidikanSumsel

Buka Jambore Cabang V Banyuasin 2026, Sekda Pesan Pramuka Siap Bidik Jamda dan Jamnas

140
×

Buka Jambore Cabang V Banyuasin 2026, Sekda Pesan Pramuka Siap Bidik Jamda dan Jamnas

Sebarkan artikel ini

Pangkalan Balai, Onlineberita.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin yang juga Ketua Kwartir Cabang Banyuasin, Erwin Ibrahim, membuka Jambore Cabang (Jamcab) V Banyuasin Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Pangkalan Balai itu menjadi ajang pertemuan Pramuka Penggalang se-Kabupaten Banyuasin dalam rangka pembinaan karakter dan peningkatan keterampilan kepramukaan.

Dalam sambutannya, Erwin menegaskan bahwa jambore merupakan momentum strategis dan monumental dalam dunia kepanduan. Menurut dia, jambore bukan sekadar perkemahan besar atau ajang rekreasi, melainkan instrumen pendidikan non-formal untuk membentuk karakter, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan jiwa kemandirian anggota pramuka.

“Melalui jambore, kalian diajarkan berinteraksi dengan alam, berkolaborasi dalam keberagaman, serta mengasah keterampilan hidup yang tidak sepenuhnya didapatkan di bangku sekolah,” ujar dia.

Mengusung tema “Ceria, Tangguh, dan Rajin”, Jamcab V Banyuasin 2026 bertujuan melahirkan generasi muda yang memiliki ketahanan mental, kecerdasan emosional, serta etos kerja tinggi.

“Kita berkomitmen untuk melahirkan generasi muda Banyuasin yang memiliki ketahanan mental, kecerdasan emosional, dan etos kerja yang tinggi,” tegasnya.

Erwin menjelaskan, Kwartir Cabang Banyuasin telah menyusun kurikulum kegiatan komprehensif yang terbagi dalam tujuh zona aktivitas, yakni Zona Integritas, Zona Gen Z, Zona Adventure, Zona Pramuka Peduli, Zona Budaya, Zona Pengetahuan, Wawasan, dan Keterampilan, serta Zona Pramuka Dewasa.

Zona Integritas difokuskan pada penanaman nilai kejujuran dan etika kepemimpinan. Zona Gen Z menekankan adaptasi teknologi dan pemanfaatan media digital secara positif. Zona Adventure menghadirkan tantangan fisik guna membentuk ketangguhan mental, sementara Zona Pramuka Peduli menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Adapun Zona Budaya diarahkan pada pelestarian kearifan lokal Banyuasin di tengah arus modernisasi. Zona Pengetahuan, Wawasan, dan Keterampilan bertujuan meningkatkan kompetensi teknis kepramukaan, sedangkan Zona Pramuka Dewasa menjadi wadah peningkatan kapasitas pembina dan pelatih.

Pada kesempatan itu, Erwin juga berpesan agar para peserta memanfaatkan Jamcab sebagai persiapan menuju Jambore Daerah (Jamda) tingkat Provinsi Sumatera Selatan, bahkan menargetkan keikutsertaan dalam Jambore Nasional (Jamnas).

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang uji coba kemampuan. Saya ingin kontingen Banyuasin menjadi yang paling disegani di tingkat Provinsi Sumatera Selatan karena kualitas dan kekompakannya,” kata dia.

Ia juga mendorong para pembina melakukan pemantauan secara objektif untuk memilih bibit unggul yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik guna mewakili Kabupaten Banyuasin di tingkat daerah maupun nasional.

Dengan pelaksanaan Jamcab V Banyuasin 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap lahir generasi pramuka yang tangguh, berintegritas, dan siap bersaing di level yang lebih tinggi. (*)

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page