Banyuasin, Onlineberita.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tes urine terhadap warga binaan dan tahanan operan baru, Kamis (22/1/2026).
Tes urine dilaksanakan pada pukul 13.30 hingga 15.00 WIB dan menyasar warga binaan operan baru yang berasal dari Rutan Kelas I Palembang, Lapas Kelas IIB Kayuagung, serta tahanan operan baru dari Polsek Makarti.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan Lapas Banyuasin.
Pelaksanaan tes urine dilakukan oleh tim kesehatan Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Banyuasin. Sebanyak 24 orang mengikuti pemeriksaan, yang terdiri dari 20 narapidana operan baru dari Rutan Kelas I Palembang, tiga narapidana dari Lapas Kelas IIB Kayuagung, serta satu orang tahanan operan baru dari Polsek Makarti.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak terdeteksi menggunakan narkotika, psikotropika, maupun zat adiktif lainnya atau NAPZA.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie Imantoro, mengatakan bahwa tes urine terhadap warga binaan operan baru merupakan prosedur wajib sebagai langkah awal pengawasan.
“Tes urine ini merupakan upaya deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami untuk memastikan Lapas Banyuasin tetap bersih dari narkoba dan mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan sebagai bagian dari penguatan pengawasan, pembinaan, serta upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. (*).
Editor : Martin












