Pangkalan Balai, Onlineberita.id – Bupati Banyuasin H. Askolani, didampingi Wakil Bupati Banyuasin H.Slamet Somosentono, Kukuhkan 38 Orang Tim Teknis Pemilihan Kepala Desa Secara E- Voting pada 09 September mendatang serentak di Kabupaten Banyuasin Tahun 2023.
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Statistik dan Persandian DR Salni Fajar, dalam Laporannya menyampaikan sebanyak 48 desa di 18 kecamatan melaksanakan Pilkades serentak, 40 desa pemilihan dengan manual 8 desa memakai sistem E-voting. tim teknis lapangan yang dikukuhkan berasal dari THL Dinas Kominfo-SP dan Dinas PMD.
Salni Fajar menjelaskan 8 desa yang melaksanakan pemilihan dengan E-voting yaitu Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur, Desa Indah dan Taja Raya I Kecamatan Betung, Desa Tanjung Lago Kecamatan Tanjung Lago, Desa Sungsang II Kecamatan Banyuasin II, Desa Suka Jaya Suka Karya dan Panca Mulya Kecamatan Tungkal Ilir.
Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan Pemilihan Kepala Desa merupakan agenda rutin 6 tahunan yang diselenggarakan Pemerintahan Desa, sebagai sarana memilih secara langsung pemimpinnya. Pemilu tingkat desa juga merupakan ajang pembelajaran politik bagi masyarakat dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik.
“Untuk itu, penyelenggaraannya perlu dikawal bersama agar sesuai dengan prinsip Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia Jujur dan Adil). Tahun ini, Pilkades kita selenggarakan di 48 Desa, 8 Desa diselenggarakan memakai sistem E-voting. Menggunakan metode metode E-voting kita ingin penyelenggaraan Pilkades lebih efisien dan meminimalisir konflik”, jelasnya.
Bupati menambahkan Pengukuhan ini diselenggarakan karena kita menyadari pentingnya peran tim teknis dalam pelaksanaan pilkades. Melalui pengukuhan ini saya meminta kepada seluruh Tim Teknis agar tidak hanya dapat menguasai prosedur pengoperasian perangkat E-voting yang akan digunakan, namun juga dapat bertugas dengan
profesional dan penuh tanggung jawab.
“Selain menjaga momentum pemilihan kepala desa agar dapat berjalan dengan kondusif, Salah satu hal penting yang harus kita jaga, selain penyelenggaraan pemilihan yang fair dan bisa dipertanggungjawabkan.
Sebagai wakil pemerintah, saya meminta kepada seluruh tim teknis yang bertugas di lapangan untuk bisa menunjukkan netralitas pemerintah dan menumbuhkan rasa percaya masyarakat kepada penyelenggaraan Pilkades”, Tutupnya. (Ma).












