BANYUASIN, Onlineberita.id – Polres Banyuasin menggelar patroli gabungan di beberapa SPBU dalam wilayah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (18/4/2026), guna mengantisipasi kelangkaan dan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) pascakenaikan harga yang dilakukan tadi malam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polres Banyuasin dengan melibatkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) dan Satuan Samapta (Sat Samapta). Patroli ini difokuskan pada pemantauan langsung kondisi distribusi BBM serta pengamanan di sekitar area SPBU yang menjadi objek vital.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat guna menjangkau area secara maksimal. Sasaran utama patroli adalah SPBU Km 52 yang dinilai memiliki potensi kerawanan, terutama terkait antrean kendaraan dan kemungkinan praktik penimbunan BBM.
Perwira Pengawas Polres Banyuasin dalam laporannya menyebutkan bahwa patroli ini memiliki tiga fokus utama, yakni memantau dampak kenaikan harga BBM di lapangan, mencegah potensi penimbunan BBM ilegal, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
“Kami hadir dengan kekuatan gabungan Samapta dan Lantas. Personel Samapta fokus pada pencegahan gangguan keamanan dan penimbunan BBM, sementara personel Lantas mengatur antrean kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Keduanya sinergis untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib,” ujar Pawas dalam laporan tertulisnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat melalui kehadiran aparat kepolisian secara langsung di lapangan, serta mengantisipasi kelangkaan BBM akibat meningkatnya permintaan.
Hingga patroli berakhir, situasi di SPBU Km 52 dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan BBM, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar berkat pengaturan petugas.
Pihak kepolisian memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seiring dinamika harga BBM. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga situasi tetap kondusif,” kata Pawas. (*).
Editor : Martin












