Onlineberita.id Senin 19 Agustus 2024
Banyuasin, – Musim kemarau untuk mendapatkan air tentu sangat sulit, dimana – mana sumur sebagai sumber air kering, adanya Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Betuah Banyuasin dapat mempermudah pelanggan mendapatkan air.
Terbaru kondisi infrastruktur PDAM Cabang Pangkalan Balai diketahui sangat memperihatinkan, pasalnya Pompa Intake yang terletak di Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur, banyak mengalami patah pada tiang penyangga dan terancam ambruk.
Jika benar terjadi ambruk pada intake maka diprediksikan pasokan air bersih yang dinikmati 6000 lebih pelanggan dapat terhenti, apalagi kondisi musim kemarau saat ini air sangat dibutuhkan.
“Ya Begitulah Kondisinya intake kami bisa dilihat sendiri, kondisi ini sudah kami laporkan ke atasan, jika itu roboh sangat berbahaya ada listrik tegangan tinggi mencapai 380 volt (3 Phase) dan dipastikan kurang Lebih 6000 pelanggan aktif akan kesulitan mendapat pasokan air bersih,” ujar Kepala Cabang PDAM Tirta Betuah Pangkalan Balai Kurniawan.
Menyikapi itu Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin Melalui Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) ir. Syafrizal, ST., MM kepada awak media menyampaikan jika sudah mengetahui dan sudah berkoordinasi dengan PDAM Tirta Betuah mengenai kondisi Ini intake tersebut.
“Kita sudah berkoordinasi dengan PDAM untuk permasalahan ini dan kami akan segera bersurat ke Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSs) VIII untuk secepatnya melakukan perbaikan,” Jelasnya.
Lebih lanjut Syafrizal mengatakan jika anggaran sesungguhnya tahun 2024 terfokus pada Optimalisasi Kapasitas PDAM.
“Jadi sebenarnya di 2024 ini kami terfokus pada optimalisasi kapasitas PDAM diantaranya Cabang Betung, Pangkalan Balai, Sembawa dan Sungai Pinang, untuk intake itu di tahun 2025 untuk Pdam Pangkalan Balai (Lebung), Sembawa, Air Kumbang, Sungai Pinang,” Tandasnya.
Dengan demikian untuk intake yang nyaris ambruk itu sudah dipastikan sudah terjadwal perbaikan di tahun 2025, namun diharapkan segera terlaksana sebelum hal yang dikhawatirkan terjadi. (Ma).












