Pangkalan Balai, 21 Juli 2025 – Suhu politik internal menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) Ke-IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin semakin memanas. Salah satu bakal calon ketua, Martin, resmi mendaftarkan diri dengan mengantongi dukungan 15 suara anggota, menandai dimulainya kontestasi demokratis untuk memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.
Martin, jurnalis senior yang telah lama aktif di PWI Banyuasin, secara resmi mengambil formulir pencalonan pada Senin (21/7/2025). Dalam pernyataannya, ia mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 15 anggota yang memiliki hak pilih, serta sejumlah tokoh masyarakat di Banyuasin.
“Maju sebab dukungan terus mengalir. Saat ini sudah ada 15 suara yang menyatakan dukungan, serta ada juga dari tokoh di Kabupaten Banyuasin,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Ketua Panitia Konferkab Ke-IV, Syaifuddin Zuhri, mengonfirmasi bahwa hingga hari ini, tiga nama telah mendaftar sebagai bakal calon ketua, yaitu:
- Asnaini Khamsin
- Kurnia Efrida Yanti
- Martin
Konferkab PWI Banyuasin dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus 2025 di Auditorium Pemkab Banyuasin. Acara ini akan menentukan kepemimpinan baru organisasi untuk periode berikutnya.
Sebagai Ketua Tim Pemenangan Martin, Andy Nopiansyah SH, menyatakan bahwa Martin bukan sekadar calon, melainkan sosok yang sudah layak memimpin PWI Banyuasin.
“Pengalamannya di dunia jurnalistik, jaringan yang luas, dan integritas yang terbukti menjadikannya figur terbaik untuk membawa PWI Banyuasin ke arah yang lebih maju dan solid,” tegas Andy.
Martin menekankan pentingnya persatuan di tengah kondisi internal PWI Banyuasin yang disebut terpecah belah.
“Banyuasin butuh pemersatu. Martin tidak hanya siap memimpin, tetapi juga merangkul semua pihak, menyatukan perbedaan, dan menjadikan PWI sebagai organisasi yang kuat dan harmonis,” tambah Andy.
Tim Pemenangan Martin memaparkan sejumlah agenda prioritas, antara lain:
- Mempersatukan seluruh anggota, mengakhiri friksi, dan membangun komunikasi yang sehat.
- Meningkatkan kapasitas wartawan melalui pelatihan dan kolaborasi.
- Memperjuangkan kesejahteraan anggota dengan membuka akses kerja sama strategis.
- Menjaga independensi dan etika pers, memperkuat kredibilitas jurnalisme di Banyuasin.
Dengan dukungan yang terus mengalir, Martin optimis mampu memenangkan kontestasi ini secara sehat. Ia berkomitmen membawa PWI Banyuasin menjadi organisasi yang bersatu, maju, dan bermartabat.
“Bersama Martin, PWI Banyuasin siap melangkah ke depan dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme,” pungkas Andy.
Konferkab 20 Agustus mendatang akan menjadi penentu arah baru organisasi ini. (Tim)












