BanyuasinBeritaNasionalSumsel

Intake PDAM Lebung Ambruk, Warga Khawatir Pasokan Air Bersih Terganggu

305
×

Intake PDAM Lebung Ambruk, Warga Khawatir Pasokan Air Bersih Terganggu

Sebarkan artikel ini

Banyuasin, Onlineberita.id – Di tengah gencarnya program Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperluas layanan air bersih, kondisi fasilitas vital berupa intake Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di tepi Sungai Lebung justru memprihatinkan. Bangunan penopang yang berfungsi menyedot air baku untuk diolah PDAM itu tampak ambruk dan nyaris roboh.

Struktur besi penyangga di lokasi terlihat karatan, miring, dan sebagian patah. Kondisi ini tidak hanya mengancam keselamatan petugas dan warga sekitar, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi air bersih ke ribuan pelanggan di wilayah tersebut.

“Intake ini sudah lama rusak dan kami sudah sering mengeluh. Tapi belum juga ada tindakan berarti. Sekarang malah ambruk makin parah. Kami takut bukan cuma kesetrum, tapi juga aliran air ke rumah warga terhenti,” ujar Dadang, warga setempat, Sabtu (25/10/2025).

Pantauan Onlineberita.id di lapangan menunjukkan, instalasi listrik dan pipa besar di sekitar lokasi dibiarkan terbuka tanpa pengaman memadai. Padahal, area tersebut berada di tepi sungai yang kerap tergenang saat debit air meningkat.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan komitmen Bupati Banyuasin yang dalam beberapa waktu terakhir menggencarkan program peningkatan layanan dan perluasan jaringan air bersih di seluruh wilayah. Program tersebut bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan akses air layak dan berkelanjutan.

Namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan masih adanya kesenjangan antara program dan pelaksanaan. Infrastruktur utama seperti intake – yang menjadi jantung operasional PDAM – dibiarkan rusak tanpa penanganan cepat.

Warga mendesak PDAM dan pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki fasilitas tersebut serta memastikan keamanan instalasi di sekitar sungai.

Jangan tunggu sampai ada korban atau air mati total baru diperbaiki. Air bersih itu kebutuhan pokok,” tegas Dadang.

Ia menambahkan, kerusakan intake PDAM Lebung seharusnya menjadi peringatan bagi Pemkab Banyuasin agar tidak hanya fokus pada pembangunan proyek baru, tetapi juga pada pemeliharaan aset penting yang sudah ada.

“Tanpa pengawasan dan perawatan rutin, cita-cita Banyuasin bebas krisis air bersih hanya akan menjadi slogan tanpa realisasi nyata,” katanya. (*).

 

Editor : Martin 

You cannot copy content of this page