BanyuasinBeritaHUKUMKriminalNasionalSumsel

Aksi Pencurian Kian Berani di Pangkalan Balai, Warga Desak Polres Banyuasin Bertindak Cepat

97
×

Aksi Pencurian Kian Berani di Pangkalan Balai, Warga Desak Polres Banyuasin Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini

Banyuasin, Onlineberita.id – Maraknya aksi pencurian di Wilayah Kota Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam beberapa pekan terakhir memicu keresahan serius di tengah masyarakat.

Warga pun mendesak Polres Banyuasin segera bertindak cepat dan tegas untuk menangkap para pelaku yang dinilai semakin berani. Sejumlah kasus pencurian dilaporkan terjadi secara beruntun, mulai dari pencurian sepeda motor, tabung gas LPG di warung, hingga barang dagangan milik warga seperti kelempang Udang.

Situasi ini membuat rasa aman masyarakat terus menurun. Yang paling mengkhawatirkan, aksi pencurian sepeda motor disebut kerap terjadi di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan masjid, lokasi yang selama ini dianggap relatif aman dan memiliki aktivitas pengawasan.

Beberapa pegawai dan warga mengaku kehilangan kendaraan roda dua saat diparkir di area perkantoran Pemkab Banyuasin dan Masjid. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran mendalam, tidak hanya bagi pegawai, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas di sekitar pusat pemerintahan daerah.

Motor bisa hilang di lingkungan perkantoran. Kalau di situ saja tidak aman, kami semakin khawatir,” ujar Nandi, warga Pangkalan Balai, Selasa (19/01).

Selain kendaraan bermotor, pencurian tabung gas LPG juga marak terjadi di rumah-rumah warga dan warung kecil. Bahkan, barang dagangan berupa kempelang udang tak luput menjadi sasaran, sehingga warga mengalami kerugian ekonomi.

Masyarakat menilai aparat penegak hukum perlu meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam rawan, transparan terhadagar tidak memunculkan spekulasi dan keresahan di tengah publik.

Warga juga meminta langkah konkret berupa penempatan personel di titik-titik rawan serta penguatan sistem pengawasan, khususnya di kawasan perkantoran Pemkab Banyuasin.

“Jangan sampai kejadian ini terus berulang. Kami minta Polres Banyuasin cepat bergerak dan menangkap pelakunya,” tegas Erwin, warga setempat.

Mursal Pemilik gudang Kempelang udang mengaku sangat khawatir melihat kondisi seperti saat ini, pencurian di wilayah Kota Pangkalan Balai semakin meningkat, ppelaku dengan santai menjalankan aksinya saat lingkungan sekitar sedang sepi sekira pukul 02.30 wib,

“Sebanyak dua karung kempelang udang dengan berat lebih kurang 50 kilogram berhasil di gendong maling dengan total kerugian hampir empat juta rupiah, tentu membuat masyarakat semakin resah,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Pangkalan Balai masih menunggu langkah nyata dari Polres Banyuasin, untuk memulihkan rasa aman dan menekan maraknya tindak kriminal di wilayah tersebut. (*)

 

 

Editor : Martin 

You cannot copy content of this page