BanyuasinBeritaHUKUMKriminalNasionalSumselTNI/POLRI

Pemuda di Banyuasin Jadi Korban Begal Brutal, Alami Luka Bacok dan Kehilangan Motor

969
×

Pemuda di Banyuasin Jadi Korban Begal Brutal, Alami Luka Bacok dan Kehilangan Motor

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN, Onlineberita.id – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah hukum Resort Banyuasin. Seorang pemuda bernama Ferdi (24), warga Perumahan Sentral Betung Krawo, menjadi korban pembegalan disertai penganiayaan berat pada Selasa malam (17/03/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Utama menuju Komplek Sentral Perkebunan PTPN 4 Regional 7, Kebun Betung Krawo. Korban yang diketahui bekerja sebagai sales kartu Telkomsel ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Iptu Abu Bakar SH menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Mulyono (50), petugas keamanan PTPN 4 yang melintas usai pergantian sif.

“Saksi melihat korban sudah tergeletak di tanah dengan kondisi luka parah di simpang empat perbatasan Afdeling 2 dan 3. Saksi segera melapor ke Pos Security dan mengevakuasi korban bersama anggota Satgas Pam dari Yon Armed 15/Chailendra,” ujar Iptu Abu Bakar.

Korban kemudian dibawa ke klinik terdekat. Namun, karena kondisinya kritis, Ferdi dirujuk ke RSMH Palembang pada Rabu dini hari (18/03/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok serius pada kedua tangan, tumit kaki kanan, dagu, serta mata sebelah kanan. Selain itu, korban juga kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX dan dompet yang berisi dokumen penting.

Sementara itu, Kapolsek Betung Iptu Riady Sasongko SH., melalui Kanitres Aiptu Anton Amri mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Buser Polres Banyuasin.

“Pihak keluarga sudah melapor secara resmi. Kami juga telah mengecek kondisi korban di rumah sakit. Saat ini tim gabungan masih melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang diduga memanfaatkan kondisi jalan perkebunan yang sepi,” tegasnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur sepi pada malam hari, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (*).

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page