BANYUASIN, Onlineberita.id – Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan jalan santai dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mulai menurun. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Pangkalan Balai, Rabu (8/4/2026), itu kembali menuai sorotan akibat persoalan yang dinilai berulang setiap tahun.
Kegiatan yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan tersebut justru diwarnai berbagai kendala, di antaranya pembagian kupon yang tidak merata serta sistem pembagian hadiah yang dianggap tidak transparan.
Salah seorang peserta, Andre, mengatakan, persoalan serupa sebenarnya telah terjadi pada tahun sebelumnya, namun belum pernah mendapat penanganan serius dari panitia.
“Tahun lalu peserta lebih banyak, kupon cukup. Tapi pembagian hadiah hanya sebagian pakai kupon, sisanya berdasarkan kehebohan peserta. Tahun ini peserta justru menurun, tapi banyak yang tidak kebagian kupon,” ujar Andre.
Kondisi di lapangan menunjukkan adanya ketidakteraturan dalam distribusi kupon. Sejumlah peserta diketahui memiliki lebih dari satu kupon, sementara sebagian lainnya tidak mendapatkan kupon sama sekali.
Hal ini memunculkan dugaan lemahnya manajemen serta pengawasan dari pihak penyelenggara, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan di antara peserta.
Peserta lainnya, Iwan, menilai permasalahan tersebut bukan sekadar kendala teknis, melainkan akibat tidak adanya evaluasi yang berkelanjutan.
“Ini bukan kejadian pertama. Artinya tidak ada evaluasi yang benar-benar dijalankan. Kalau dibiarkan, kepercayaan masyarakat akan terus menurun,” kata Iwan.
Sejumlah warga juga menilai kegiatan tahunan tersebut cenderung bersifat seremonial tanpa diimbangi dengan kualitas pelaksanaan yang baik. Jika kondisi ini terus berlanjut, partisipasi masyarakat dikhawatirkan akan semakin menurun pada tahun-tahun mendatang.
Masyarakat pun mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan kegiatan, termasuk kemungkinan pergantian panitia, guna memperbaiki kualitas pelaksanaan di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia maupun instansi terkait, yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin. (*).
Editor : Martin












