BanyuasinBeritaHUKUMNasionalSumselTNI/POLRITrending

Satlantas Polres Banyuasin Kawal Jenazah Korban Kecelakaan Maut Bus ALS hingga ke Mandailing Natal

75
×

Satlantas Polres Banyuasin Kawal Jenazah Korban Kecelakaan Maut Bus ALS hingga ke Mandailing Natal

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN, Onlineberita.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuasin, Sumatera Selatan, melakukan pengawalan ketat terhadap jenazah korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang terjadi di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (18/5/2026). Jenazah para korban diberangkatkan menuju rumah duka di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Pengawalan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan Polri kepada keluarga korban yang sedang berduka. Proses pengantaran jenazah menggunakan ambulans dilakukan secara estafet bersama jajaran kepolisian lintas daerah hingga memasuki wilayah Sumatera Utara.

Kasatlantas Polres Banyuasin bersama personel turun langsung mengawal perjalanan jenazah agar proses pemulangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Pengawalan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Sumatera Selatan melalui Dirlantas Polda Sumsel dan Kapolres Banyuasin.

“Pengawalan ini adalah bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan Polri, khususnya dalam meringankan beban keluarga korban yang tengah berduka. Kami ingin memastikan jenazah sampai ke tempat peristirahatan terakhir dengan penuh penghormatan dan keamanan,” ujar salah satu perwira Satlantas Polres Banyuasin yang memimpin pengawalan.

Jenazah yang dipulangkan diketahui telah melalui proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RS Bhayangkara Palembang. Setelah identitas korban dipastikan, pihak kepolisian segera berkoordinasi untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing korban.

Sepanjang perjalanan, personel Satlantas Polres Banyuasin memberikan prioritas jalur bagi iring-iringan ambulans guna menghindari hambatan lalu lintas. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Satlantas di sejumlah wilayah yang dilintasi agar pengawalan berlangsung tanpa kendala.

Kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki tersebut sebelumnya terjadi di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara dan menyebabkan sejumlah korban jiwa. Peristiwa itu menjadi perhatian serius aparat kepolisian, termasuk dalam proses evakuasi hingga pemulangan jenazah korban kepada pihak keluarga.

Dengan adanya pengawalan lintas provinsi tersebut, keluarga korban diharapkan dapat merasa lebih tenang dan terbantu di tengah suasana duka yang masih menyelimuti. (*).

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page