BanyuasinBeritaNasionalSumsel

Bupati Banyuasin Teken Komitmen Pembangunan Meritokrasi ASN se-Wilayah BKN Regional VII

50
×

Bupati Banyuasin Teken Komitmen Pembangunan Meritokrasi ASN se-Wilayah BKN Regional VII

Sebarkan artikel ini

Palembang, Onlineberita.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyatakan kesiapannya dalam membangun sistem meritokrasi dan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini ditegaskan melalui penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah Se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/9/2025).

Acara ini diikuti oleh kepala daerah dari empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Bengkulu, yang menjadi bagian wilayah kerja BKN Regional VII. Penandatanganan ini dilakukan secara serentak sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis kinerja dan potensi.

Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN Eng., didampingi oleh Kepala BKPSDM Banyuasin Ir. Edhi Haryono, MM.

Dalam keterangannya, Erwin menegaskan bahwa Kabupaten Banyuasin telah melakukan berbagai langkah strategis dalam pengelolaan ASN, termasuk klasifikasi pegawai yang telah dimulai sejak 2024.

“Kabupaten Banyuasin sudah sangat siap untuk menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Ini sejalan dengan visi Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera,” ujar Erwin.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, SH., MH, menyambut baik inisiatif BKN dalam memperluas ruang pembinaan ASN di daerah, terutama dalam pengembangan talenta dan penempatan berbasis potensi, bukan semata latar belakang pendidikan.

“Ke depan, pengembangan ASN tidak hanya melihat gelar pendidikan, tapi juga pada kompetensi dan kontribusi nyata terhadap pembangunan,” tegas Herman Deru.

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH dalam pemaparannya menjelaskan bahwa manajemen talenta ASN merupakan sistem pengelolaan pegawai berdasarkan kinerja dan potensi untuk mendukung pembangunan nasional dan daerah.

“BKD tidak hanya mengurusi administrasi kepindahan atau kedisiplinan, tetapi juga bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemetaan talenta ASN,” jelas Zudan.

Ia menambahkan, ke depan ASN yang memiliki kinerja tinggi dan potensi besar akan menjadi prioritas untuk promosi dan rotasi jabatan, sebagai bagian dari strategi mendukung program nasional, termasuk Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah Mitra Strategis BKN RI juga diberikan kepada dua kepala daerah, yakni Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur Bengkulu, atas kontribusi aktif mereka dalam pengembangan tata kelola ASN berbasis meritokrasi.

Dengan adanya komitmen ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap sistem manajemen ASN di daerah dapat berjalan lebih profesional, adil, dan adaptif terhadap tantangan birokrasi modern. (*).

 

Editor : Martin

You cannot copy content of this page