BanyuasinNasional

Ingkari Janji, Warga Kembali Geruduk PT SMS Wilayah Rimba Terab

70
×

Ingkari Janji, Warga Kembali Geruduk PT SMS Wilayah Rimba Terab

Sebarkan artikel ini

Onlineberita.id Jum’at 31 Mei 2014.

Banyuasin – Belum adanya komunikasi lebih lanjut setelah penyetopan pembuatan parit gajah Selasa (28/05) lalu oleh warga, kini PT Sawit Mas Sejahtera (SMS) wilayah Desa Rimba Terab dan Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, kembali di geruduk warga dua desa tersebut.

Warga mengaku, aksi ke dua kalinya dilakukan karena pihak perkebunan PT SMS, masih mengingkari janji tidak melanjutkan pekerjaannya, sebelum permasalahan dengan masyarakat di seputaran perusahaan diselesaikan secara terang benderang dan sesuai dengan kesepakatan duduk bersama.

“Hari selama lalu kami dari dua desa melakukan aksi damai di lokasi PT SMS masalah pembuatan parit gajah, hari ini kami kembali melakukan aksi tersebut untuk menuntut hak-hak kami, dan janji pihak perusahaan beberapa waktu lalu akan menyelesaikan permasalah di tengah masyarakat, kenyataannya pembuatan parit gajah masih saja dilakukan masalah di masyarakat tidak ada penyelesaian,” jelasnya.

Pengerukan parit gajah sampai hari ini masih berlangsung, padahal tuntutan masyarakat yang terdampak belum sepenuhnya dipenuhi pihak perusahaan perkebunan, dimana aksi hari pertama pihak perusahaan berjanji didepan masyarakat.

“Selasa (28/05) lalu kami melakukan aksi damai ada 3 titik lokasi yang sudah dikeruk di tutup kembali, Tapi tuntutan kami tetap sama yaitu hentikan terlebih dahulu aktivitas pengerukan ini sebelum ada koordinasi dan kesepakatan hitam diatas putih”, Ucap Mat Rodi Tokoh Masyarakat Rimba Terab.

Kapolsek Betung Iptu Yuli Mishardi SH bersama Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Koramil Betung, didampingi Kepala Desa Rimba Terab, Kepala Desa Sedang dan Pihak PT SMS menyampaikan bahwa sudah ada kesepakatan dan tinggal dijalankan saja semua pihak.

“Semua keinginan masyarakat sudah disampaikan Kepala Desa, untuk wilayah Desa Sedang, sebelum melakukan pengerukan pihak PT SMS harus berkoordinasi ke pemerintah Desa Sedang. Untuk warga Desa Rimba Terab kita ke lokasi berkoordinasi menentukan titik lokasi yang dilintasi warga, agar tidak terkena kerukan parit gajah kita membuat kesepakatan di kantor PT. SMS, untuk aktivasi pengerukan agar dihentikan terlebih dahulu sebelum ada kesepakatan,” Pungkas Iptu Jully Mishardi SH. (Ma).

You cannot copy content of this page