Puluhan Tahun Tak Tersentuh Pembangunan Pemda
Banyuasin, Onlineberita.id – Meski berulang kali diperbaiki masyarakat secara swadaya, jalan lintas Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin, meliputi Desa Saleh Agung menuju Saleh Mukti tetap saja rusak berat, pasalnya jalan penghubung di kecamatan tersebut selama puluhan tahun ini tidak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah.
Imam warga Desa Saleh Agung kepada awak media mengatakan, jalan desa mereka menuju ibu kota kecamatan saat ini kondisinya rusak berat, kerusakan tersebut sudah lama terjadi, agar tetap bisa dilalui masyarakat bersama pemerintah desa bergotong royong perbaiki jalan dengan menimbun batu koral.
“Jalan daerah kami ini sering rusak apa lagi musim hujan kondisinya sangat tidak layak untuk dilewati padahal ini jalan lintas di kecamatan, agar kami masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas melalui jalan ini bersama warga dan di bantu pemerintah desa kami menggiatkan gotong royong,” jelasnya. Jumat 26 April 2024.
Diakui Imam, rusaknya jalan tersebut cukup panjang, menyulitkan masyarakat dalam membawa hasil pertanian, termasuk anak-anak saat mau pergi ke sekolah jaga terganggu dengan kondisi jalan yang tidak tau kapan di bangun pemerintah kabupaten, walaupun perbaikan sekrab jalan pernah dilakukan pemdes tetap saja cepat rusak.
“Mewakili masyarakat di Kecamatan Air Salek kami hanya berharap semoga jalan ini segera dibangun pemerintah kabupaten, mengingat jalan ini urat nadinya masyarakat dimana semua hasil pertanian diangkut melalui jalan ini, alternatif jalan ini paling terdekat menuju pusat pelayanan di kecamatan,” harapnya sembari bergotong royong dengan alat seadanya.
Sementara ditempat yang sama, Agus Haryoko Kepala Desa Saleh Agung
saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan, rusaknya jalan penghubung di Kecamatan Air Salek yang berada di desanya menjadi keluhan masyarakat, mengingat kapasitas sumbu jalan tidak sebanding dengan beban dari hasil pertanian yang melintas.
“Jalan ini urat nadinya masyarakat Air Salek, dimana hasil pertanian yang diangkut melalui jalan ini tidak sebanding dengan beban jalan yang ada, sebagai kepala desa kami hanya bisa meningkatkan gotong royong, tanpa di bantu pemerintah kabupaten jalan ini tidak akan bagus,” keluhnya.
Ditambahkan Kades Saleh Agung, perbaikan jalan terus dilakukan bersama warga dan pemuda desa menimbun koral dan bebatuan yang dibeli menggunakan dana pendapatan asli desa (PAD) sedangkan pekerjaannya saat ini menggunakan alat manual, sasaran utama gotong royong jalan rusak parah.
“Untuk kondisi jelan ini pernah kami usul ke PDM Kabupaten agar di bangun menggunakan dana desa, ternyata usulan tidak bisa karena status jalan kabupaten sedangkan dana desa peruntukan membangun jalan desa, kami meminta pemkab banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dapat segera membangun jalan ini,” harapnya. (Ma).












