BanyuasinKriminalNasional

Ngeri, Dua Warga Desa Meranti Tewas Dengan Luka Tusukan

35
×

Ngeri, Dua Warga Desa Meranti Tewas Dengan Luka Tusukan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Banyuasin, Onlineberita.id – Kisah tragis dua orang warga Dusun Kampung Resam Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, tewas terbunuh bersimbah darah dengan luka tusukan senjata tajam yang terjadi di sebuah kebun karet, menghebohkan masyarakat sekitar. Sabtu (20/04) siang.

Informasi lapangan yang didapat, awal mula kejadian korban bernama Burhanudin bin Junaidi pulang kerumahnya dari memotong karet, diketahui mengalami luka tusukan di perut bagian atas, meminta pertolongan warga agar membawanya ke RSUD Banyuasin, dalam perjalanan menuju rumah sakit nyawa Burhanudin tidak tertolong.

Saat jenazah sampai dirumah duka, beberapa warga lain menaruh curiga korban Burhanudin pulang membawa motor warga setempat bernama Purwaningsih binti Sukaji, dari kecurigaan tersebut akhirnya warga kompak mencari pelaku penusukan sembari mencari pemilik motor diyakini dapat menjadi saksi.

Setiba di kebun karet milik Burhanudin warga bersama pemerintah desa setempat melakukan penelusuran namun tidak ditemukan tanda-tanda kejadian, lalu warga menelusuri kebun karet milik Purwaningsih, betapa terkejutnya warga menemukan Purwaningsih binti Sukaji sudah tidak bernyawa, dengan tiga luka tusukan senjata tajam di perut, warga akhirnya menghubungi Polsek Betung atas peristiwa naas tersebut.

Tidak berselang lama petugas Polsek Betung dan Polres Banyuasin yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP di tempat kejadian, saat ini kasus tragis tersebut sedang ditangani Polsek Betung dan Polres Banyuasin guna mengungkap peristiwa yang terjadi, setelah itu jenazah Purwaningsih akhirnya dibawah warga kerumah duka.

Kepala Desa Meranti Paidun saat di hubungi wartawan media ini membenarkan, bahwa dua orang warganya meninggal dunia dengan luka tusuk senjata tajam, di sebuah kebun karet dan peristiwa tersebut telah ditangani pihak Polsek Betung dan Polres Banyuasin.

“Untuk jenazah Burhanudin Bin Junaidi di kebumikan sabtu (20/04) malam di TPU Dusun 4 sekira pukul 20 malam, sedangkan untuk jenazah korban Purwaningsih binti Sukaji dikebumikan hari ini Minggu (21/04) di TPU Dusun 02 Desa Meranti sesuai permintaan keluarga,” jelasnya.

Ditambahkan Paidun, dari peristiwa naas tersebut yang menggemparkan warganya, saat ini sedang dalam penyelidikan pihak Polsek Betung dan Polres Banyuasin, untuk mengungkap kebenaran dibalik musibah ini.

“Dari Pemerintah desa kami sangat berduka atas peristiwa ini, kami berharap ke dua keluarga musibah dapat ikhlas menerima cobaan ini, semoga peristiwa ini yang sedang diselidiki pihak Kepolisian dapat segera terungkap,” ucapnya.

Sampai berita ini diterbitkan, baik pihak Polsek Betung dan Polres Banyuasin belum memberikan kejelasan, atas hasil peristiwa naas yang menggemparkan masyarakat Desa Meranti. (Ma).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page