BeritaInternasionalNasional

Sutradara Indonesia-Taiwan Martin Rustandi Tampilkan Seri Mini Dokumenter “Not Far From Home” di Taiwan

47
×

Sutradara Indonesia-Taiwan Martin Rustandi Tampilkan Seri Mini Dokumenter “Not Far From Home” di Taiwan

Sebarkan artikel ini

Taipei – Seri mini-dokumenter terbaru karya sutradara Indonesia-Taiwan, Martin Rustandi, “Not Far From Home”, mulai tayang perdana pada 21 Januari 2025 pukul 18.00 melalui saluran TV lokal TaiwanPlus. Karya ini mendapat dukungan dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI-Taipei).

Pada 23 Januari 2025, KDEI-Taipei mengadakan konferensi pers khusus di ruang Indonesia Exhibition Centre, KDEI-Taipei, lantai 1, pukul 11:00 waktu setempat. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan (MOL), Wakil Kepala Kantor Urusan Imigran Baru DPP, pimpinan TaiwanPlus, produser film, para pemain, media lokal, dan komunitas Indonesia di Taiwan.

Kepala KDEI-Taipei, Arif Sulistiyo, menyampaikan apresiasinya terhadap karya tersebut, seraya menyebut film ini sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi masyarakat Indonesia di Taiwan dalam bidang ekonomi dan budaya. “Film ini menonjolkan toleransi dan kerja sama antar komunitas, sekaligus memberikan perspektif baru bagi masyarakat Taiwan tentang Indonesia,” ujar Arif.

Serial “Not Far From Home” terdiri dari lima episode yang menggambarkan cerita nyata para imigran Indonesia di Taiwan. Episode perdana, bertajuk “Sally’s Taste”, menceritakan perjalanan makanan tradisional Indonesia ke Taiwan, termasuk bumbu dan rempah-rempah khasnya. Episode kedua, “Melati’s Move”, mengisahkan seorang guru tari tradisional Indonesia bernama Melati, yang kini mengajar di Taipei National University of Art (TNUA).

Martin Rustandi, sang sutradara, menyebut proyek ini sebagai eksplorasi personal yang bertujuan mengangkat suara-suara para imigran yang sering terabaikan. “Lewat kisah-kisah ini, saya berharap masyarakat bisa lebih memahami kontribusi besar imigran Indonesia bagi Taiwan,” ujarnya.

Pengambilan gambar dan editing dibuat dengan sentuhan seni kontemporer yang memadukan elemen tradisional Indonesia, seperti musik gamelan. Episode “Melati’s Move” menjadi sorotan karena menampilkan perjuangan para pekerja migran Indonesia yang belajar tari secara otodidak sebagai bentuk pengembangan diri.

Namun, produksi episode ini menghadapi tantangan emosional. Di tengah proses syuting, ayah Melati meninggal dunia di Indonesia, sehingga pengambilan gambar terakhir dilakukan setelah Melati kembali ke Taiwan.

Serial ini mengangkat beragam aspek kehidupan imigran Indonesia di Taiwan, mulai dari tantangan budaya, perjuangan sosial, hingga mimpi yang terwujud. Martin berharap “Not Far From Home” dapat menjadi jembatan pengenalan budaya dan meningkatkan toleransi antar komunitas.

Serial ini tayang setiap Selasa sejak 21 Januari 2025 di TaiwanPlus, serta dapat disaksikan di situs web dan akun YouTube resmi saluran tersebut.

 

You cannot copy content of this page