BanyuasinNasionalSumsel

Warga Dusun 2 Tribel Desa Bentayan Stop Aktivitas Batu Bara Sampaikan Tuntutan

98
×

Warga Dusun 2 Tribel Desa Bentayan Stop Aktivitas Batu Bara Sampaikan Tuntutan

Sebarkan artikel ini

Onlineberita.id  Rabu 14 Agustus 2024.

 

Banyuasin, – Merasa aspirasi tidak mendapat jawaban dari pihak perusahaan tambang, warga dusun 2 Tribel Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, turun ke jalan menghentikan aktivitas kendaraan Fuso pengangkut Batubara yang diduga mengganggu ketenteraman masyarakat.

Blokade jalan produksi batu bara dilakukan warga Dusun II Tribel Desa Bentayan, lantaran ingin menyampaikan sebanyak 8 tuntutan ke perusahaan yang lebih kurang 4 tahun beraktivitas di daerah mereka, namun keinginan warga belum terealisasi, Berikut Tuntutannya:

1. Pembiayaan Dana Kompensasi Per KK di dusun 2 Tribel yang terdampak kebisingan dan polusi udara.

2. Menyediakan Transportasi Untuk anak – anak Sekolah.

3. Menyediakan Dana Untuk Amal Kematian.

4. Menyediakan Dana Untuk Guru ngaji dan Pengurus Masjid.

5. Menyediakan Klinik Kesehatan.

6. Menyediakan Penjaga disimpang 4 stasiun.

7. Perawatan Jalan Desa.

8. Tenaga Kerja 80 persen Baik Skill Maupun Non skill masyarakat ring satu.

Koordinator aksi Ihhin Yusda mengatakan warga dusun 2 Tribel yang berada di ring 1 perusahaan ingin menyampaikan Aspirasi yang selama ini tidak dipenuhi pihak perusahaan tambang.

“Aksi hari ini saya jamin aman dan tidak akan anarki, saya jamin itu, warga ingin menyampaikan apa yang menjadi unek-unek mereka rasakan selama 4 tahun terakhir, ada nya aktivitas tambang Batubara membuat warga merasa terganggu karena bising dan udara ikut tercemar,” Tegas Ihhin.

Sementara Bambang koordinator lapangan mengatakan, jika kehadiran warga dusun 2 tribel meminta kejelasan nasib mereka sebagai warga pribumi, setiap hari harus menghirup debu batu bara yang bercampur dengan udara di daerah mereka beberapa tahun ini.

“Kami warga yang dilahirkan disini, meminta dan menuntut nasib kami yang berada disekitar tambang ini diperhatikan, dan disejahterakan, kami berharap PT. Trimata Benua (TB) selaku pemegang IUP dan SupKontrak memenuhi tuntutan kami, terutama mengenai kebijakan tenaga kerja dan dampak lainnya yang timbul dari perusahaan,” tegas Bambang.

Sementara itu, Febra Budiansa Putra Eksternal PT Trimata Benua mengkonfirmasi jika semua tuntutan warga akan diakomodir dan di ajukan kepada pimpinan perusahaan.

“Delapan tuntutan warga dusun 2 tribel hari ini kita terima, perlu diketahui 8 tuntutan warga tribel sebagian sudah masuk program perusahaan dan ada yang mulai berjalan, karena perusahaan ini masih baru jelas kendala kita di keuangan, kami minta agar warga bersabar semua keinginan akan diajukan ke pusat,” jelasnya. (Ma).

You cannot copy content of this page