BanyuasinNasional

Capai Predikat WBK, Menkumham Beri Penghargaan Lapas Kelas IIA Banyuasin

36
×

Capai Predikat WBK, Menkumham Beri Penghargaan Lapas Kelas IIA Banyuasin

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Online berita.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Banyuasin Kemenkumham Sumsel, menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, sebagai satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Piagam penghargaan diberikan secara langsung kepada Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, pada rangkaian kegiatan rapat pengendalian capaian kinerja dan refleksi akhir tahun, serta penyusunan Target Kinerja Kemenkumham Tahun 2023, di hotel Borobudur Jakarta pusat. Kamis (14/12).

Predikat WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik, serta telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan pada komponen pengungkit, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima dan berkinerja tinggi.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom didampingi Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Muhammad Faikar dan Operator ZI M Fadhil Maulidin, secara langsung menerima penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini kami terima tak lepas dari kerja keras dari semua pihak, baik pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin, stakeholder serta mitra kerja yang telah membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Jhonny.

Ditambahkan Jhonny, predikat WBK ini menjadi bukti keseriusan Lapas Kelas IIA Banyuasin dalam membangun reformasi, birokrasi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan warga binaan, salah satunya dengan menciptakan berbagai macam inovasi pelayanan.

“Inovasi pelayanan yang telah dibuat ini dalam rangka memberikan layanan terbaik untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Usai penyerahan piagam penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, ia memberikan ucapan selamat kepada para instansi yang telah mendapatkan penghargaan dan bagi satker yang telah ditetapkan menjadi unit kerja sebagai zona integritas menuju WBK.

“Semoga prestasi yang diraih semakin menjadi motivasi untuk terus menggerakkan reformasi birokrasi yang berdampak positif bagi pelayanan masyarakat,” harapnya. (Ma/Rill).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page