Onlineberita.id Rabu 03 Juli 2024.
Banyuasin – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Banyuasin kembali menggelar aksi damai kejalan. Kali ini aksi demo dilaksanakan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Banyuasin.
Aksi JPKP Banyuasin kali ini menyoroti pengerjaan aspal jalan poros Kelurahan Saterio menuju Desa Sedang dengan panjang lebih kurang 1,5 Kilometer, Lebar lebih kurang 5 Meter dan ketebalan 10 centi meter. memakan dana 9 Miliar lebih dinilai diluar kepatutan.

Massa aksi sebelumnya melakukan longmart dari kolam retensi pemkab setempat menuju Kejari Banyuasin dengan membawa mobil komando, toa, spanduk, bendera merah putih dan bendera organisasi.
Demonstrasi dipimpin langsung Ketua JPKP Banyuasin Indosapri, ia meminta kejaksaan negeri apalah sekarang sudah kepala kejaksaan yang baru. Dapat membuat tim guna melakukan pemeriksaan terkait pembangunan jalan Saterio-Sedang yang dinilai anggaran diluar kepatutan.
“Heri ini kami yang tergabung dalam Orgenisasi Masyarakat Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Banyuasin, terpanggil untuk ikut serta berpartisipasi untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi di Kabupaten Banyuasin. Bersama ini kami sampaikan dengan hormat kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Banyuasin”.
Permasalahan sebagai
berikut :
1. Mendesak kepala Kejari Banyuasin yang baru untuk melakukan pemeriksaan atas Proyek Peningkatan Ruas Jaian Seterio-Sedang dilaksanakan oleh CV. BENNI PERMAI dengan pagu Anggaran Rp. 9.067.204.000,00, Setelah dilakukan investigasi di lapangan diduga Proyek Pekerjaan ini disinyalir kuat telah terjadi mark Up anggaran, sebab dilihat dari kondisi lapangan dengan nilai anggaran yang digunakan terlalu besar untuk proyek pengerjaan yang diperkirakan hanya memiliki Panjang lebih kurang 1,5 kilometer, lebar lebih kurang 5 Meter dan ketebalan diduga lebih kurang sekitar 10 centimeter.
2. Mendesak kepala Kejari Banyuasin yang baru untuk melakukan pemanggilan, serta pemeriksaan terhadap oknum kepala sekolah SMPN 5 Talang Kelapa diduga melakukan Pungli Uang Peserta Didik. Serta melakukan pemeriksaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2023.
Massa aksi JPKP Disambut Staf Intel Kejari Banyuasin Zaini S.H, pada kesempatan itu dirinya mengucapkan terimakasih atas kedatangan ormas JPKP Banyuasin. berkenaan dengan apa yang menjadi tuntutan sudah kami dengarkan, berkas laporan akan kami periksa, pelajari dan ditelaah. Sesegera mungkin akan kami kabari sejauh mana perkembangan ke depan nanti. Imbuhnya.
“Kami minta perwakilan untuk memasukan data laporan ke PTSP Kejari Banyuasin, serta harapan kami setelah ini rombongan aksi agar dapat membubarkan diri secara teratur,” tutupnya. (Ma).












