BeritaNasionalSumsel

Deputi Penasihat Presiden Berkunjung ke Kantor Pusat SMSI

32
×

Deputi Penasihat Presiden Berkunjung ke Kantor Pusat SMSI

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Deputi Strategis Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Kol. Czi. Asep Sugiharto, SE, MM, melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pada Kamis (23/1/2025). Kunjungan ini berlangsung di gedung yang berlokasi di kawasan ring satu pengamanan Istana Negara, Jl. Veteran II, Gambir, Jakarta Pusat. Kehadiran Kol. Asep didampingi oleh Kol. Kav. Agung Wira dan Letkol. Armanudinsyah Arh.

Kunjungan ini sekaligus menjadi peninjauan gedung SMSI yang sebelumnya dikenal sebagai Jakarta Press Club. Pertemuan berlangsung akrab antara Kol. Asep dan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, yang telah menunggu di lantai dua gedung tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Firdaus menyoroti pentingnya sinergitas antara pers sebagai pilar keempat demokrasi dan TNI dalam membangun kesadaran publik serta mengawal kebijakan nasional.

“Sebaguai pilar keempat demokrasi, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif, membangun kesadaran masyarakat, serta mengawal kebijakan publik. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, sangat penting,” ujar Firdaus.

Firdaus juga memaparkan bahwa SMSI kini memiliki 2.681 anggota perusahaan media siber, menjadikannya organisasi media terbesar di Asia dengan penghargaan Rekor MURI. SMSI memiliki perwakilan di seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia, dilengkapi dengan organ sayap seperti Forum Pemred, Millennial Syber Media, dan LKBH. Dalam waktu dekat, SMSI berencana membentuk organ berbasis masyarakat untuk mendekatkan media dengan pembaca.

Kol. Asep Sugiharto menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah dan TNI, khususnya dalam pembangunan nasional dan menjaga stabilitas pertahanan negara. Ia berharap SMSI dapat terus memberikan informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat.

“Media dapat menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menyuarakan kritik konstruktif serta kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi,” kata Kol. Asep.

Pertemuan ini ditutup dengan makan siang bersama, yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. (*)

You cannot copy content of this page