BanyuasinNasionalSumsel

FKDM Banyuasin Kunker ke Bogor

68
×

FKDM Banyuasin Kunker ke Bogor

Sebarkan artikel ini

Onlineberita.id Selasa 22 Oktober 2024.

Bogor – Untuk meningkatkan kepekaan terhadap konflik yang sewaktu dapat terjadi di daerah, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Banyuasin, didampingi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyuasin, Studi Banding ke Kota Bogor belajar langsung ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kasbangpol) Kota Bogor, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bogor.

Adapun yang turut serta dalam kegiatan tersebut, Gambeta SE.,M.Si Sekban Kesbangpol Banyuasin, Ronny Kunaefi, Kabid Kesbangpol Bogor, Abdurahman Saleh Ketua FKDM Bogor, M.Jakfar Ketua FKDM Banyuasin, Ahmad Al Pajri S.Sos.,M.Si Kabid Kesbangpol Banyuasin, Heri Aryansyah SH.,M.Si Sekretaris FKDM Banyuasin, Serta anggota dan staf yang hadir dalam kegiatan tersebut.

 

Gambeta Sekretaris Kesbangpol Banyuasin mengatakan, hari ini kita bersama rombongan dari Banyuasin bersilaturahmi di Kota Bogor, untuk mengetahui konflik di pilkada yang akan datang sebelum terjadi.

“Dari kegiatan ini kami banyak belajar dan ingin mengundang balik untuk bisa ketempat kami Kabupaten Banyuasin, sebelumnya daerah kami dipimpin H. Askolani menjadi daerah Banyuasin sebagai penghasil beras No 04 nasional,” ucapnya.

Heri Aryansyah Sekretaris FKDM Banyuasin mengaku sangat tidak salah memilih studi banding di Kota Bogor, karna peran dan tugas FKDM Bogor yang mempunyai Tujuan yang sangat luar biasa.

“Setidaknya tidak kami bisa untuk mengimbangi FKDM Bogor serta kami ingin belajar banyak dengan FKDM kota Bogor, Kami juga ingin mengundang FKDM kota Bogor ke tempat kami Kabupaten Banyuasin,” ujar Heri.

Sementara Abdurahman Saleh Ketua FKDM Bogor mengaku, Kota Bogor selalu melibatkan TNI, Kapolri dan lembaga-lembaga di Kota Bogor, Bogor terdiri dari 6 kecamatan dengan 68 kelurahan, geografis Kota Bogor dalam demokrasinya hampir setiap hari.

“FKDM ini di dirikan 10 tahun yang lalu pada tahun 2015 dan juga anggota berjumlah 21 orang terdiri Ketua dan wakil, Fungsi FKDM Bogor ada pelatihan intelejen, hampir semua lembaga ada di Kota Bogor baik vertikal dan horizontal dengan penduduk berjumlah 1 juta lebih penduduk, serta kolaborasi yang sangat luar biasa antara kesbangpol,” jelasnya.

Dari kegiatan yang dilakukan sesi tanya jawab antara FKDM Banyuasin dan FKDM Kota Bogor dalam mengatasi konflik yang akan terjadi, studi banding dilakukan mulai 21 sampai 22 Oktober 2024, acara ditutup pukul 11.00 wib dengan aman dan kondusif. (Ma).

You cannot copy content of this page