BanyuasinNasional

Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat Banyuasin Terus Diberikan

46
×

Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat Banyuasin Terus Diberikan

Sebarkan artikel ini

Banyuasin, Onlineberita.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek), sekaligus memperingati Hari Gizi Nasional Ke-63 yang dilaksanakan dari tanggal 25-26 Januari 2023 dengan tema “Nakes Begesah Mewujudkan Banyuasin Sehat, menuju Banyuasin Bangkit dan Sejahtera” bertempat di OPI Indah Hotel Jakabaring, Rabu (25/1/23).

Dilaksanakan Rakontek dalam rangka memenuhi ketersediaan data dan informasi kondisi, serta kemajuan pembangunan kesehatan untuk mendukung program kebijakan dan manajemen pembangunan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.

Bupati Banyuasin H. Askolani, dalam diskusinya mengatakan, menghadapi persaingan global diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Penyelenggaran urusan kesehatan salah satu kegiatan wajib layanan dasar Pemerintah Banyuasin, urusan kesehatan memiliki kontribusi menentukan pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin.

“Rakontek ini untuk memberikan pelayanan prima melalui program-program yang telah dijalankan selama ini oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin. Dimana indikator utama terkait urusan kesehatan usia harapan hidup, angka kematian ibu melahirkan, persentase balita gizi buruk, angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup, tingkat pelayanan pasien rumah sakit,” paparnya.

Dilanjutkan Bupati, untuk mewujudkan pembangunan di bidang kesehatan harus dilaksanakan dengan optimal, sebagai prasyarat terwujudnya generasi penerus, pembangunan yang tumbuh dan berkembang secara optimal cerdas serta produktif. Layanan kesehatan berkualitas membutuhkan kerja yang baik, terutama pembangunan kesehatan dengan sebaik-baiknya.

“Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap tenaga kesehatan yang ada sekarang dapat bekerja dengan maksimal dan berinovasi, agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Banyuasin, seperti salah satu dari Dua Belas gerakan Bupati Banyuasin yaitu Begesah (Beragam Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat),” harap Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Dr.dr.Hj.Rini Pratiwi, M.Kes menjelaskan, implementasi transformasi pada bidang kesehatan yaitu layanan primer. Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan terus dilakukan, dalam mencapai target pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

“Tujuan Rakontek dilaksanakan untuk mengkoordinasikan, mensinkronisasikan dan mensinergikan program kesehatan di Kabupaten Banyuasin. Dalam perencanaan bidang kesehatan dan merumuskan rencana aksi program atau kegiatan tahun 2023, fokus pada peningkatan kinerja dan pencapaian indikator-indikator prioritas program kesehatan,” katanya.

Rini Pratiwi menjelaskan, melalui Rakontek ini derajat kesehatan dan kecukupan gizi masyarakat Kabupaten Banyuasin dapat meningkat. Pembangunan bidang kesehatan bagian penting dari peningkatan sumber daya manusia, sehingga program prioritas kesehatan pada calon generasi penerus, sejak dari kandungan dan balita dapat lakukan.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin akan terus berusaha menurunkan angka stunting, dimana pada tahun 2023 ini telah turun 2 persen, dalam tiga tahun berturut-turut upaya penurunan angka stunting terus dilakukan. Meskipun terdapat 3.510 anak atau 6,31 persen balita di Kabupaten Banyuasin yang tergolong stunting,” tutup Kepala Dinas yang menyandang gelar Doctor ini.

Pada kesempatan tersebut penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Banyuasin sehat, menuju Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera, dilanjutkan penyerahan insentif vaksinator covid-19 Tahun 2022 untuk Puskesmas Pangkalan Balai, Puskesmas Talang Jaya Telang, Puskesmas Mariana, Puskesmas Margo Mulyo, Puskesmas Srikaton.

Kategori Puskesmas Inovatif Tahun 2023, penghargaan rumah sakit yang berperan aktif dalam menjalankan program Jamkesda, pengelola obat terbaik Tahun 2022, pelaporan vaksin covid-19 terbaik Tahun 2022, penghargaan kepada tenaga non ASN dengan masa pengabdian lebih dari 10 tahun, dan penyerahan alat ukur stunting.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur RSUD Banyuasin, RSUD Sukajadi, RSP Makarti Jaya, Ketua Organisasi Profesi Kesehatan IDI, IBI, PERSAGI, PPNI dan HAKLI Kabupaten Banyuasin, Kepala UPT Puskesmas dan Bidan Koordinator Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Banyuasin. (Ma/Diskominfo/IKP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page