Banyuasin, Onlineberita.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin dari tahun ke tahun rutin melaksanakan safari ramadhan, hari ini safari ramadan yang ke-17 menjalin tali silahturahmi antara pemkab Banyuasin dan masyarakat Kecamatan Pulau Rimau dilanjut beribadah berjemaah magrib, isya’k dan tarawih bersama masyarakat.
Hal ini disampaikan Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet serta rombongan, saat melaksanakan safari ramadan 1444 hijriah di Masjid Nurul Huda Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/04).
Diakui Bupati Askolani bahwa dirinya bersama Pakde Slamet selalu berkomitmen, konsisten dalam menjalankan program Banyuasin religius, salah-satunya program safari ramadan, ada lagi kegiatan safari Jum’at dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.
“Safari ramadan ini kenapa dilaksanakan terus-menerus setiap tahunnya karena manfaatnya luar biasa. Dalam momen ini juga agar dapat mendengarkan langsung apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat ditampung dan menyerap aspirasi masyarakat Pulau Rimau khususnya Desa Teluk Betung,” ucap Askolani.
Bupati mengungkapkan, pembangunan Jalan Trans Pulau Rimau – Selat Penuguan dibangun jalan cor yang belum selesai kita bangun, sisanya nanti akan dilanjutkan, dan masih ada juga ruas jalan yang belum di cor, seperti jalan primer satu dan tiga karena kemampuan keuangan daerah tidak memadai untuk dilakukan pengecoran secara sekaligus. Tapi Insyaallah semuanya menjadi target pembangun kedepan.
“Untuk sementara ini, kita sudah siapkan timbunan jalan, “bank tanah” akan kita lakukan penimbunan secara bergotong royong dengan pengusaha yang ada kendaraan roda empat seperti dump truck, nanti keluar bawa sawit pulangnya bawa tanah untuk menimbun jalan. Alat berat nya kami siapkan sehingga nanti tidak ada lagi jalan-jalan yang berlobang dan licin ketika diguyur hujan,” ungkap Askolani.
Ditambahkan Bupati jembatan panjang tanah kering yang terletak di Desa Mukut, adalah akses satu-satunya penghubung antara kecamatan pulau rimau ke selat penuguan yang sudah berkali-kali rusak itu, sebenarnya tahun 2022 seharusnya sudah kita mulai pembangunannya, namun lagi-lagi persediaan dananya belum cukup, makanya kemarin dengan Pak Gubernur itu ditunda dulu.
“Jembatan panjang tanah kering jika dibangun menelan biaya cukup besar itu, kata Pak Gubernur, akan dimulai pembangunannya tahun 2023. Jadi mudah-mudahan, harapan dan keinginan masyarakat berlahan-lahan akan kita maksimalkan,” kata Askolani.
Ditempat yang berbeda, Camat Pulau Rimau Sumito, mengungkapkan, bahwa kegiatan safari ramadan diharapkan dapat meningkatkan ketaqwaan sekaligus menjalin silaturahim terhadap masyarakat di kecamatan Pulau Rimau.“Program Banyuasin religius merupakan program yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, salah-satunya safari ramadan dengan tujuan agar dapat bersilaturahim dan mendengarkan keluh kesah masyarakat terkait pelayanan dan pembangunan Banyuasin,” katanya.
Selain itu, Kades Teluk Betung M. Ali menambahkan, kegiatan acara safari ramadan hari ini berjalan dengan lancar dan sukses, kedepannya banyuasin lebih maju dan masyarakatnya lebih kompak lagi, terutama mendukung program Pemerintah daerah.
“Kegiatan safari ramadan merupakan salah satu program Banyuasin religius, kegiatan ini sangat positif dan masyarakat juga antusias menyambut, syukur alhamdulilah kedatangan orang nomor satu di bumi Sedulang Setudung dapat menjadi semangat kami,” ungkap M Ali. (Ma).












