Onlineberita.id Senin 20 Mei 2024.
Banyuasin – November 2024 mendatang Indonesia memasuki masa “Pesta Demokrasi” Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh Nusantara salah satunya Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sampai saat ini siapa Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) belum bisa dipastikan karena belum adanya keputusan Partai Politik (Parpol) yang mengusung para Balon tersebut.
Namun isu yang beredar bahwa sampai saat ini, Bakal Calon Bupati Banyuasin ada 2 kandidat yakni H Askolani SH MH (Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuasin) dan H Slamet Somosentono (Ketua DPC Gerindra Banyuasin). Serta Balon Wakil Bupati yang sudah mendaftarkan diri dan mengembalikan formulir pendaftaran dibeberapa Parpol meliputi H Ardi Arfani, Netta Indian, H Konar Zuber, Hj Diana Kusmila, Azwar Hamid, Sakri, Alfi Rustam dan beberapa nama lagi yang masih dalam proses.
Untuk diketahui kedua Balon Bupati tersebut merupakan pasangan ketika menjabat Bupati dan Wakil Bupati 2018-2023 lalu dan sekarang Kabupaten Banyuasin dipimpin oleh Penjabat (Pj) H Hani Syopiar Rustam SH sejak 18 September 2023 lalu.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Banyuasin, Sumantri Adie mengetakan sampai detik ini dirinya memperhatikan dunia perpolitikan di Kabupaten Banyuasin mulai memanas, walaupun dari beberapa kandidat tersebut belum ada kepastian mendapatkan dukungan Parpol. Walaupun kedua kandidat Balon tersebut memiliki Partai besar yakni PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
“Sebagai Insan Pers kami melihat di Kabupaten Banyuasin ini terdiri dari berbagai keberagaman budaya, agama, dan suku, memiliki tantangan besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan selama proses Pilkada mendatang dan Pilkada yang damai bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan penyelenggara, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga Kabupaten Banyuasin termasuk Insan Pers. Dalam penulisan berita pers harus ektra hati hati hingga berita itu diterbitkan agar tidak terjadi hal yang menyebabkan polemik, bahkan mengakibatkan perpecahan ditengah-tengah masyarakat,” ujar Pimpinan Redaksi dan Pimpinan Umum Cetak dan Online Meteor Sumatera tersebut.
Disini saya tegaskan bahwa sampai saat ini, SMSI Kabupaten Banyuasin dalam pemberitaan pilkada tidak memihak ke salah satu kandidat manapun alias Netral, kami harus imbang dalam pemberitaan 2 kandidat tersebut baik bapak H Askolani maupun Pakde Slamet Somosentono.
“Artinya sampai saat ini SMSI Banyuasin tetap tegak lurus, menjaga ke proporsionalitas kami sebagai Media yang independent, walaupun sudah ada kandidat baik sebagai Cabup maupun Cawabup yang menghubungi saya namun saya katakan kami SMSI Banyuasin tetap jaga Netralitas artinya kami tetap ditengah-tengah. Namun kalau ada yang dianggap perlu kami publikasikan akan kami beritakan sesuai fakta yang ada,” ujarnya.
“Kami yang tergabung di SMSI yang notabene nya organisasi perusahaan media (pers) terbesar di dunia saat ini, menginginkan Pilkada yang adil, transparan dan bermartabat serta tetap sejuk aman. Untuk itu kami tetap menjunjung tinggi Netralitas dalam menjaga persatuan dan kesatuan untuk Pilkada Banyuasin yang damai,” tutupnya. (Ma/SMSI Banyuasin).












