BANYUASIN, Onlineberita.com – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, membuka kesempatan bagi masyarakat dan konten kreator untuk bergabung menjadi anggota organisasi tersebut. Pendaftaran dapat dilakukan saat pelantikan pengurus AMKI Banyuasin yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/11/2026) di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Banyuasin.
Ketua AMKI Kabupaten Banyuasin Asnaini Khamsin mengatakan, organisasi yang dipimpinnya hadir sebagai wadah bagi konten kreator untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas konten, serta mendapatkan pendampingan ketika menghadapi persoalan hukum terkait aktivitasnya.
Menurut Asnaini, keanggotaan AMKI tidak terbatas bagi warga Kabupaten Banyuasin. Masyarakat dari luar daerah juga diperbolehkan mendaftar selama memiliki minat dalam membuat konten di media sosial.
“Pada saat pelantikan nanti, masyarakat diperkenankan hadir dan boleh langsung mendaftarkan dirinya menjadi anggota AMKI,” ujar Asnaini, Sabtu (24/10/2026).
Ia menambahkan, AMKI Banyuasin menargetkan ratusan konten kreator, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, untuk bergabung. Melalui organisasi tersebut, para anggota diharapkan dapat mengembangkan hobi membuat konten menjadi kegiatan yang lebih terarah dan bermanfaat.
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Sebelum pelantikan, jajaran pengurus AMKI Banyuasin telah melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Bupati Banyuasin, Dr H Askolani SH MH, di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Selasa lalu.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Infrastruktur Dr H Salni Pajar SAg MH serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Banyuasin, Titin Yariyanti SPd MSi, yang mewakili pelaksana tugas kepala dinas.
Asnaini menjelaskan, pertemuan itu menjadi momentum perkenalan pengurus sekaligus upaya membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Setelah pelantikan, AMKI Banyuasin berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, sekolah tingkat SMA, Polres Banyuasin, serta Kejaksaan Banyuasin.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai cara membuat konten yang benar, menarik, serta bertanggung jawab, terutama kepada kalangan pelajar.
Menurut Asnaini, edukasi tersebut diperlukan agar para kreator, khususnya generasi muda, dapat memahami cara memproduksi dan menyebarkan konten secara tepat di media sosial.
Konten Kreator Kriminal Akan Mendapat Pembinaan
Selain pengembangan keterampilan, AMKI Banyuasin juga membuka peluang pembinaan bagi anggota yang memiliki minat membuat konten bertema kriminal.
Asnaini mengatakan, pihaknya berencana mengajukan kerja sama dengan Polres Banyuasin agar konten kreator yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh penugasan di tingkat kepolisian sektor (polsek) sesuai domisili masing-masing.
Namun, penugasan tersebut akan didahului dengan bimbingan khusus dan pemberian surat tugas dari organisasi.
“Artinya, tidak menutup kemungkinan terbentuknya pengurus di tingkat kecamatan nantinya,” kata Asnaini.
Ia menambahkan, pihaknya masih menjadwalkan audiensi dengan Wakil Bupati Banyuasin untuk memperluas komunikasi dan dukungan terhadap program organisasi.
Melalui pelantikan dan pembukaan pendaftaran anggota ini, AMKI Banyuasin berharap semakin banyak masyarakat dan konten kreator yang bergabung untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta menghasilkan konten media sosial yang berkualitas dan bertanggung jawab. (Martin).












